Skip to content

Sejarah Resleting

Maret 14, 2012

Tahukah anda, siapakah penemu resleting (dalam bahasa inggris disebut zipper)? Iya, sebuah alat sederhana yang banyak digunakan pada pakaian (terutama celana). Anda tahu? Ternyata sejarah penemuan resleting disebabkan oleh sifat tidak sabar sang penemunya. Dulu, resleting tidak digunakan untuk pakaian tetapi digunakan pada sepatu dan sepatu bot. Untuk mengetahui kisah tentang resleting ini, kita harus kembali dulu ke tahun 1890-an yaitu di zaman ketika sepatu memiliki kancing yang tinggi. Sepatu model seperti ini memerlukan jari-jari yang cekatan dan kesabaran untuk memasang dan melepaskan kancingnya.

Whitcomb Judson hidup di zaman itu, dan kebetulan ia bukan termasuk ke dalam orang yang sabar. Untuk memakai sepatu kadang me
nghabiskan waktu lebih dari 15 menit, sungguh pekerjaan yang sangat menyebalkan. Berkat ‘ketidaksabaran’ nya, ia pun mencari ide bagaimana caranya memakai sepatu dengan cepat. Ia pun menemukan alat yang yang ia sebut pengait untuk mengunci dan membuka sepatu. Alat ini terdiri dari dua rantai metal tipis yang dapat disatukan dengan menarik sebuah slider ditengah-tengahnya. Alat ini dipatenkan tahun 1893. Hanya saja, penemuan Judson ini tidak bekerja baik. Alat ini kadang sering macet, terlepas atau bahkan terbuka sendiri. Judson putus asa tapi ia tidak menyerah. Ia yakin suatu saat penemuannya akan terkenal.


Tahun 1896, Judson bergabung dengan Kolonel Lewis Walker. Dari Walker-lah timbul ide untuk mempergunakan alat itu pada macam-macam benda, tidak hanya pada sepatu. Tahun 1910, Judosn merancang alat perekat baru yang telah diperbaiki. Alat itu disebut C-Curity dan dijual dengan harga 35 sen. Alat ini tidak digunakan untuk alas kaki, tapi untuk celana panjang dan rok wanita. Setelah bertahun-tahun, alat temuan Judson ini mulai terkenal. Kegunaannya pun meluas, tidak hanya untuk sepatu atau pakaian saja. Hanya saja, alat ini tidak punya nama.
Suatu hari, seorang pengusaha mengunjungi Judson di pabriknya. Judson memperagakan bagaimana alat itu bekerja. Tiba-tiba pengusaha itu berteriak saking kagumnya, “Wow Zipper!!”. Semenjak itu, alat temuan Judson ini dinamakan Zipper dalam bahasa Inggris atau disebut Resleting oleh orang Indonesia.

http://berbagiotak.blogspot.com

Bila Anda Sedang Mencari Tempat Membuat PAKAIAN, JAS, KEBAYA, PAKAIAN, JAKET RESMI DLL. YANG modis, gaul, dan berkualitas, Untuk Rencana Pernikahan, kantor dan aktivitas kerja.
Anda Dapat Dikunjungi dan Mengunjungi Yasisca Fashion
Jumlah minimal Order 50-100 pakaian.
Harga akan Disesuaikan Dengan Budget Anda.
Desain PAKAIAN, Bahan, Maupun Aplikasinya (Payet & Bordir) dll
Bisa Anda Diskusikan Bersama Dengan Kami
Tenaga Kerja Berpengalaman dan Profesional
Pelayanan Ramah dan Nyaman
Kepuasan Customer Menjadi Prioritas Kami
Harga Hemat dan barang berkualitas
Fasilitas yang didapatkan :
1. Ukuran baju sesuai dengan ukuran badan, tangan dan pinggang.
2. Mendapatkan Pola baju/pakaian untuk pakaian tertentu (jas, kebaya atau seragam kantor)
3. Layanan panggilan atau pun delivery. Dapat mengukur langsung ke tempat costumer.
Hub. Suharyanto
(085694785589) atau 021 93211851
Whayudha
Tlp / Hp ; 02191099503 / 085692168278 Email ; why.jaya@gmail.com
https://juraganpakaian.wordpress.com

Kami Membangun Dengan Kepercayaan dan Melayani Sepenuh Hati.

Cara Menjahit Lengan dengan Rapi

Maret 14, 2012

Saat awal-awal belajar menjahit, kesulita yang paling sering dikeluhkan adalah saat menjahit lengan terutama saat harus menyatukan bagian lengan dengan bagian badan. Hal ini dikarenakan lingkar kerung lengan pada bagian lengan lebih panjang dari pada lubang kerung lengan yang ada pada bagian badan.

Sebenarnya pola lengan memang sengaja dibuat lebih panjang, agar jika dijahit dengan cara yang benar akan menghasilkan bentuk lengan yang terlihat lebih berisi dan tidak lepek, hanya saja untuk menjahitnya memang membutuhkan sedikit teknik dan ketelatenan.

Nah bagi yang baru belajar menjahit dan mengalami kesulitan dalam menjahit lengan, jangan cepat putus asa ya… Disini saya akan memberikan langkah-langkah mudah dalam menjahit lengan agar menghasilkan jahitan lengan yang rapi.

1. Sediakan lengan dan badan bagian muka dan belakang.

2. Menjahit sisi badan muka dan belakang, menjahit bahu dengan kampuh buka.

3. Setik renggang ½ cm dari garis atas pola dan ½ cm dibawah garis pola (gambar 1)

4. Ukur panjang lingkar lengan yang ada di bagian badan dan ukur pula yang lingkar bagian lengan yang akan disatukan dan cari selisihnya

5. Tarik kedua benang yang berada diatas dan dibawah garis pola sepanjang selisih yang diperoleh dilangkah no 4 lalu ratakan.(gambar2)

6. Beri tanda tengah-tengah kepala lengan. (gambar 3)

7. Jahit bagian pinggir lengan dengan kampuh buka (gambar 4)

8. Pasang lengan pada badan dijelujur dahulu kemudian dijahit, jangan lupa untuk mengapaskan bagian tengah kepala lengan yang sudah ditandai dengan jahitan bahu. (gambar 5)

9. Gunting tepi kampuh kerung lengan sisakan ¾ cm.

10. Sisa kampuh diselesaikan dengan diobras/difeston.

11. Penyelesaian kelim bawah di som.

12. Lengan yang rapi sudah siap (gambar 6)

Semoga langkah-langkah menjahit lengan ini bisa membantu anda yang baru belajar menjahit.

Berbagai sumber dan pengalaman.

Bila Anda Sedang Mencari Tempat Membuat PAKAIAN, JAS, KEBAYA, PAKAIAN, JAKET RESMI DLL. YANG modis, gaul, dan berkualitas, Untuk Rencana Pernikahan, kantor dan aktivitas kerja.
Anda Dapat Dikunjungi dan Mengunjungi Yasisca Fashion
Jumlah minimal Order 50-100 pakaian.
Harga akan Disesuaikan Dengan Budget Anda.
Desain PAKAIAN, Bahan, Maupun Aplikasinya (Payet & Bordir) dll
Bisa Anda Diskusikan Bersama Dengan Kami
Tenaga Kerja Berpengalaman dan Profesional
Pelayanan Ramah dan Nyaman
Kepuasan Customer Menjadi Prioritas Kami
Harga Hemat dan barang berkualitas
Fasilitas yang didapatkan :
1. Ukuran baju sesuai dengan ukuran badan, tangan dan pinggang.
2. Mendapatkan Pola baju/pakaian untuk pakaian tertentu (jas, kebaya atau seragam kantor)
3. Layanan panggilan atau pun delivery. Dapat mengukur langsung ke tempat costumer.
Hub. Suharyanto
(085694785589) atau 021 93211851
Whayudha
Tlp / Hp ; 02191099503 / 085692168278 Email ; why.jaya@gmail.com
https://juraganpakaian.wordpress.com

Kami Membangun Dengan Kepercayaan dan Melayani Sepenuh Hati.

Cara Mudah Mengukur Badan untuk Membuat Baju (menjahit pakaian / busana)

Maret 14, 2012

Ada dua cara mudah mengukur badan untuk membuat baju atasan atau dress panjang.
1. Dengan mengukur badan langsung.
2. Mengukur baju yang sudah jadi yang pas di badan
Biasanya kita menggunakan satuan centimeter (cm)
1. Cara Mengukur Badan langsung.
Lebih mudah, kita minta bantuan teman untuk mengukur badan kita. Menggunakan meteran fleksibel seperti yang biasa dipakai penjahit. Jika hanya ada penggaris, kita bisa menggunakan tali dan panjangnya diukur dengan penggaris atau meteran biasa.
a. Lingkar Dada
___Meteran kita lingkarkan sekeliling badan melalui buah dada diukur pas lalu + 4cm
b. Lebar Punggung / Pundak
___Diukur dari batas tengah kerung lengan kiri sampai kanan
c. Lingkar Pinggang
___Diukur sekeliling pinggang +2cm
d. Lebar Bahu
___Diukur dari lekuk leher sampai pada ujung bahu
e. Lingkar Kerung Lengan
___Diukur sekeliling kerung lengan dari bawah ketiak lalu diselakan atau dimasukkan dua jari
f. Panjang Lengan Pendek
___Diukur dari ujung bahu sampai siku untuk lengan pedek, sampai panjang yang dikehendaki untuk lengan panjang.
g. Panjang baju
___Diukur dari ujung bahu/pundak sampai panjang baju yang dikehendaki


2. Mengukur Baju
Untuk lebih mudah mengukur sendiri, paling mudah menggunakan baju kita yang sudah ada yang paling pas di badan kita.
Coba salah satu baju yang paling nyaman dipakai, dilepas, lalu di gelar di lantai.
Siapkan meteran, atau dengan penggaris biasa juga bisa, jika menggunakan cara ini.
a. PUNDAK. ukur dari ujung pundak ke ujung pundak satunya. Jika dikehendaki lingkar leher tertentu (tidak standar), tambahkan panjang dari sambungan jahitan di krah sampai ujung pundak.
b. PANJANG TANGAN. ukur panjang tangan, dari ujung pundak, sampai panjang yang dikehendaki (bisa ditambah atau dikurangi dari contoh bajunya)
c. LEBAR DADA. lebar dada diukur pas sambungan dibawah ketiak
diukur lebarnya saja, (dikalikan dua juga bisa untuk mengetahui lingkarnya.
d. LEBAR PINGGANG. jika di bagian pinggang ukurannya beda, diukur juga. Akan lebih kecil dari dada untuk yang langsing.
Jika perutnya besar, lebih besar dari panggul atau dada, maka dibuat sama antara lebar pinggang dengan lebar dada atau pinggul.
e. LEBAR PANGGUL. ukur lebar bagian panggul, atau lebar ujung baju model atasan (blus, kemeja, dll)
f. PANJANG BAJU. Panjang baju diukur dari sambungan jahitan di krah (leher) atau bagian pundak, sampai panjang yang dikehendaki, bisa pas, dikurangi, atau ditambah.
g. Bagian lain yang perlu diukur jika diinginkan adalah lebar tangan. Diukur pada ujung tangan, dan jika diinginkan beda dari standar, pangkal lengan juga bisa diberi ukuran.
Sumber : http://mode.okrek.com

Bila Anda Sedang Mencari Tempat Membuat PAKAIAN, JAS, KEBAYA, PAKAIAN, JAKET RESMI DLL. YANG modis, gaul, dan berkualitas, Untuk Rencana Pernikahan, kantor dan aktivitas kerja.
Anda Dapat Dikunjungi dan Mengunjungi Yasisca Fashion
Jumlah minimal Order 50-100 pakaian.
Harga akan Disesuaikan Dengan Budget Anda.
Desain PAKAIAN, Bahan, Maupun Aplikasinya (Payet & Bordir) dll
Bisa Anda Diskusikan Bersama Dengan Kami
Tenaga Kerja Berpengalaman dan Profesional
Pelayanan Ramah dan Nyaman
Kepuasan Customer Menjadi Prioritas Kami
Harga Hemat dan barang berkualitas
Fasilitas yang didapatkan :
1. Ukuran baju sesuai dengan ukuran badan, tangan dan pinggang.
2. Mendapatkan Pola baju/pakaian untuk pakaian tertentu (jas, kebaya atau seragam kantor)
3. Layanan panggilan atau pun delivery. Dapat mengukur langsung ke tempat costumer.
Hub. Suharyanto
(085694785589) atau 021 93211851
Whayudha
Tlp / Hp ; 02191099503 / 085692168278 Email ; why.jaya@gmail.com
https://juraganpakaian.wordpress.com

Kami Membangun Dengan Kepercayaan dan Melayani Sepenuh Hati.

Membuat Pola Busana

Maret 14, 2012

Pola sangat penting artinya dalam membuat busana. Baik tidaknya busana yang dikenakan dibadan seseorang (kup) sangat dipengaruhi oleh kebenaran pola itu sendiri. Tanpa pola, memang suatu pakaian dapat dibuat, tetapi hasilnya tidaklah sebagus yang diharapkan. Dapat pula diartikan bahwa pola-pola pakaian yang berkualitas akan menghasilkan busana yang enak dipakai, indah dipandang dan bernilai tinggi, sehingga akan tercipta suatu kepuasan bagi sipemakai.
Kualitas pola pakaian akan ditentukan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:
1). Ketepatan dalam mengambil ukuran tubuh sipemakai, hal ini mesti didukug oleh kecermatan dan ketelitian dalam menentukan posisi titik dan garis tubuh serta menganalisa posisi titik dan garis tubuh sipemakai;
2) kemampuan dalam menentukan kebenaran garis-garis pola, seperti garis lingkar kerung lengan, garis lekuk leher, bahu, sisi badan, sisi rok, bentuk lengan, kerah dan lain sebagainya, untuk mendapatkan garis pola yang luwes mesti memiliki sikap cermat dan teliti dalam melakukan pengecekan ukuran;
3) Ketepatan memilih kertas untuk pola, seperti kertas dorslag, kertas karton manila atau kertas koran;
4) kemampuan dan ketelitian memberi tanda dan keterangan setiap bagianbagian pola, misalnya tanda pola bagian muka dan belakang, tanda arah benang/serat kain, tanda kerutan atau lipit, tanda kampuh dan tiras, tanda kelim dan lain sebagainya;
5) kemampuan dan ketelitian dalam menyimpan dan mengarsipkan pola. Agar pola tahan lama sebaiknya disimpan pada tempat-tempat khusus seperti rak dan dalam kantongkantong plastik, diarsipkan dengan memberi nomor, nama dan tanggal serta dilengkapi dengan buku katalog.
Dengan adanya pola yang sesuai dengan ukuran, kita dengan mudah dapat membuat busana yang dikehendaki. Menurut Porrie Muliawan (1990:2) pengertian pola dalam bidang jahit menjahit maksudnya adalah potongan kain atau kertas yang dipakai sebagai contoh untuk membuat pakaian. Selanjutnya Tamimi (1982:133) mengemukakan pola merupakan ciplakan bentuk badan yang biasa dibuat dari kertas, yang nanti dipakai sebagai contoh untuk menggunting pakaian seseorang, ciplakan bentuk badan ini disebut pola dasar. Tanpa pola pembuatan busana tidak akan terujut dengan baik, maka dari itu jelaslah bahwa pola memegang peranan penting di dalam membuat busana.
Bagaimanapun baiknya desain pakaian, jika dibuat berdasarkan pola yang tidak benar dan garis-garis pola yang tidak luwes seperti lekukan kerung lengan, lingkar leher, maka busana tersebut tidak akan enak dipakai. Pendapat ini didukung oleh Sri Rudiati Sunato (1993:6) fungsi pola ini sangat penting bagi seseorang yang ingin membuat busana dengan bentuk serasi mengikuti lekuk-lekuk tubuh, serta membuat potongan-potongan lain dengan bermacam-macam model yang dikehendaki. Maka dari itu jelaslah bahwa di dalam membuat busana sangat diperlukan suatu pola, karena dengan adanya pola, akan dapat mempermudah para pencinta busana untuk mempraktekkan kegiatan jahit menjahit secara tepat dan benar. Sebaliknya jika dalam membuat busana tidak menggunakan pola, hasilnya akan mengecewakan. Hal ini didukung oleh pendapat Porrie Muliawan (1985:1) tanpa pola, pembuatan busana dapat dilaksanakan tetapi kup dari busana tersebut tidak akan memperlihatkan bentuk feminim dari seseorang.
Dengan demikian pola busana merupakan suatu sistem dalam membuat busana. Sebagai suatu sistem tentu pola busana juga terkait dengan sistem lainnya. Jika pola busana digambar dengan benar berdasarkan ukuran badan seseorang yang diukur secara cermat, maka busana tersebut mestinya sesuai dengan bentuk tubuh sipemakai. Begitu pula sebaliknya, jika ukuran yang diambil tidak tepat, menggambar pola juga tidak benar, maka hasil yang didapatkan akan mengecewakan.
Dengan demikian untuk mendapatkan busana yang baik dan sesuai dengan desain, maka setiap sub sistem di atas haruslah mendapat perhatian yang sangat penting dan serius.

Ada beberapa macam pola yang dapat digunakan dalam membuat busana, diantaranya ialah pola konstruksi dan pola standar. Masing-masing pola ini digambar dengan cara yang berbeda, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, untuk lebih jelasnya akan diuraikan satu persatu:
1. Pola Konstruksi
Pola konstruksi adalah pola dasar yang dibuat berdasarkan ukuran badan sipemakai, dan digambar dengan perhitungan secara matematika sesuai dengan sistem pola konstruksi masing-masing.
Pembuatan pola konstruksi lebih rumit dari pada pola standar disamping itu juga memerlukan waktu yang lebih lama, tetapi hasilnya lebih baik dan sesuai dengan bentuk tubuh sipemakai. Ada beberapa macam pola konstruksi antara lain : pola sistem Dressmaking, pola sistem So-en , pola sistem Charmant, pola sistem Aldrich, pola sistem Meyneke dan lain-lain sebagainya.
2. Pola standar
Pola standar adalah pola yang dibuat berdasarkan daftar ukuran umum atau ukuran yang telah distandarkan, seperti ukuran Small (S), Medium (M), Large (L), dan Extra Large (XL). Pola standar di dalam pemakaiannya kadang diperlukan penyesuaian menurut ukuran sipemakai. Jika sipemakai bertubuh gemuk atau kurus, harus menyesuaikan besar pola, jika sipemakai tinggi atau pendek diperlukan penyesuaian panjang pola.
Menyesuaikan pola standar tidak dapat dilakukan dengan hanya mengecilkan pada sisi badan atau pada sisi rok, atau menggunting pada bagian bawah pola, pada pinggang atau bagian bawah rok, karena hal tersebut akan membuat bentuk pola tidak seimbang atau
akan menyebabkan bentuk pola tidak sesuai dengan proporsinya masing-masing.
Cara yang paling mudah dan cepat untuk menyesuaikan pola standar, adalah dengan cara mengetahui ukuran badan sendiri dan memilih pola standar yang ukurannya hampir mendekati dengan ukuran badan dengan mempedomani ukuran lingkar badan, kemudian membuat daftar ukuran badan seseorang dan ukuran pola standar dalam bentuk tabel. Daftar ukuran tersebut ialah sejumlah ukuran yang diambil dari badan seseorang (ukuran sebenarnya). Bagi seseorang yang baru belajar menyesuaikan pola standar, cukup menggunakan ukuran yang penting, misalnya ukuran lingkar badan, lingkar pinggang, panjang muka dan panjang punggung.
Disamping hal di atas seseorang yang ingin menyesuaikan pola standar dengan ukurannya, mesti dapat memilih pola yang ukurannya mendekati dengan ukuran badannya. Untuk memudahkan pekerjaan penyesuaian pola standar, berikut dapat dilihat pola standar dengan ukuran S,M dan L baik pola badan, pola lengan dan pola rok dengan ukuran.
1 Large 94 70 34 35 38 100 28
2 Medium 90 68 33 34 37 94 26
3 Small 86 66 32 33 36 90 24
a. Pola Lengan
b. Pola Badan
c. Pola rok
1 Lingkar badan 92 90 +2:4 = + 1/2 cm
2 Lingkar pinggang 70 72 2:4 = – 1/2 cm
3 Lebar muka 33,5 33 +½ :2=+¼ cm
4 Panjang punggung 37,5 37 + ½ cm
5 Panjang Muka 44 43 + 1 cm
6 Lebar punggung 35 34 + 1:2= + ½ cm
7 Lingkar Panggul 98 94 +4:4=+1 cm
8 Ling Ker Lengan 44 42 + 2 cm
Di dalam menyesuaikan pola standar, selisih yang terdapat pada ukuran lingkaran dibagi empat, hal ini disebakan karena pola badan atau pola rok umumnya dibuat setengah dari badan bagian muka dan setengah dari badan belakang, atau sama dengan seperempat dari ukuran lingkaran dan jumlah sisi yang ditambah atau dikurangi ada empat, oleh sebab itu untuk ukuran melingkar selisih ukuran dibagi empat.
Untuk ukuran lebar selisih dibagi dua, sebab pada pola ukuran melebar dipakai setengahnya., misalnya : lebar muka dan lebar punggung. Untuk ukuran panjang, selisih ukuran tidak dibagi, sebab pola dibuat dengan ukuran penuh sepanjang ukuran yang diambil, misalnya ukuran panjang punggung, panjang lengan dan panjang rok, dengan demikian untuk ukuran panjang ditambah atau dikurangi sebanyak selisih.
Daftar ukuran di atas perlu diperhatikan dalam menyesuaikan pola standar agar mudah mengetahui pada lajur selisih, apakah ukuran pola ditambah atau dikurangi dengan melihat tanda plus atau minus.
Berapa cm ditambah atau dikurangi perlu diperhitungkan betul, dengan pengertian bahwa untuk ukuran melingkar selisih dibagi empat, untuk ukuran melebar selisih dibagi dua dan untuk ukuran panjang selisih tidak dibagi. Berikut ini dapat dilihat beberapa contoh cara menyesuaikan pola standar. Didalam menyesuaikan pola standar perhatikan tanda pada kolom selisih. Pada pola yang disesuaikan tanda plus / membesarkan pola di arsir dengan tanda ///////////, sedangkan tanda minus / mengecilkan di tandai dengan xxxxxxx.

1) Cara menambah ukuran lingkar badan
Muka Belakang
2) Cara mengurangi ukuran lingkar pinggang
Muka Belakang
3) Cara menambah ukuran lebar muka dan lebar punggung
Lebar Muka Lebar Punggung
Gambar 110. Lebar muka dan lebar punggung yang telah dibesarkan.
4) Cara menambah ukuran lingkar panggul
5) Cara menambah ukuran panjang muka dan panjang punggung
6) Cara membesarkan lingkar kerung lengan

http://okrek.blogspot.com/

Bila Anda Sedang Mencari Tempat Membuat PAKAIAN, JAS, KEBAYA, PAKAIAN, JAKET RESMI DLL. YANG modis, gaul, dan berkualitas, Untuk Rencana Pernikahan, kantor dan aktivitas kerja.
Anda Dapat Dikunjungi dan Mengunjungi Yasisca Fashion
Jumlah minimal Order 50-100 pakaian.
Harga akan Disesuaikan Dengan Budget Anda.
Desain PAKAIAN, Bahan, Maupun Aplikasinya (Payet & Bordir) dll
Bisa Anda Diskusikan Bersama Dengan Kami
Tenaga Kerja Berpengalaman dan Profesional
Pelayanan Ramah dan Nyaman
Kepuasan Customer Menjadi Prioritas Kami
Harga Hemat dan barang berkualitas
Fasilitas yang didapatkan :
1. Ukuran baju sesuai dengan ukuran badan, tangan dan pinggang.
2. Mendapatkan Pola baju/pakaian untuk pakaian tertentu (jas, kebaya atau seragam kantor)
3. Layanan panggilan atau pun delivery. Dapat mengukur langsung ke tempat costumer.
Hub. Suharyanto
(085694785589) atau 021 93211851
Whayudha
Tlp / Hp ; 02191099503 / 085692168278 Email ; why.jaya@gmail.com
http://whayudha.wordpress.com/2012/02/24/layanan-jahit-pakaian/

Kami Membangun Dengan Kepercayaan dan Melayani Sepenuh Hati.

About me…!

Maret 1, 2012
tags:

Kami adalah Jasa Pelayanan Penjahit Pakaian yang berpengalaman. Sudah 26 tahun Kami melayani jasa jahitan, baik berupa seragam kantor maupun pakaian sehari-hari dalam jumlah besar.

Bila Anda Sedang Mencari Tempat Membuat PAKAIAN, JAS, KEBAYA, PAKAIAN, JAKET RESMI DLL. YANG modis, gaul, dan berkualitas, Untuk Rencana Pernikahan, kantor dan aktivitas kerja.

Anda Dapat Dikunjungi dan Mengunjungi Yasisca Fashion
Jumlah minimal Order 50-100 pakaian.

Harga akan Disesuaikan Dengan Budget Anda.
Desain PAKAIAN, Bahan, Maupun Aplikasinya (Payet & Bordir) dll
Bisa Anda Diskusikan Bersama Dengan Kami

Tenaga Kerja Berpengalaman dan Profesional
Pelayanan Ramah dan Nyaman
Kepuasan Customer Menjadi Prioritas Kami

Harga Hemat dan barang berkualitas
Fasilitas yang didapatkan :
1. Ukuran baju sesuai dengan ukuran badan, tangan dan pinggang.
2. Mendapatkan Pola baju/pakaian untuk pakaian tertentu (jas, kebaya atau seragam kantor)
3. Layanan panggilan atau pun delivery. Dapat mengukur langsung ke tempat costumer.
Hub. Suharyanto
(085694785589) atau 021 93211851
Whayudha
Tlp / Hp ; 02191099503 / 085692168278 Email ; why.jaya@gmail.com
https://juraganpakaian.wordpress.com

Kami Membangun Dengan Kepercayaan dan Melayani Sepenuh Hati.